Pesawat Jeju Air Gagal Mendarat, 179 Penumpang Tewas
Dunia penerbangan kembali dilanda duka. Minggu, pesawat terbang Jeju Air 7C 2216 yang membawa lebih 181 orang di dalamnya gagal mendarat, keluar dari landasan pacu dan bertabrakan dengan tembok pembatas, di Bandara Internasional Muan di barat daya Korea Selatan (Korsel).
Pesawat tersebut kembali dari perjalanan dari Bangkok, Thailand. Hingga Senin (30/12/2024), total korban tewas mencapai 179 orang.
Kecelakaan Jeju Air terjadi pukul 09.00 pagi waktu setempat. Mengutip laman The Korea Herald awalnya maskapai berbiaya rendah itu diperingatkan petugas menara kontrol akan ada serangan burung.
Ini terjadi kala pesawat berusaha melakukan pendaratan awal, tak lama setelah pukul 09.00. Pilot sempat mengeluarkan peringatan "mayday".
Tak lama setelahnya pesawat itu mencoba mendarat lagi. Kemudian, komando lalu lintas udara memberikan izin bagi pesawat untuk mendarat dari arah yang berlawanan.
Video menunjukkan bagaimana pesawat itu mencoba "pendaratan miring" tanpa roda pendaratan yang diaktifkan.
Tampak dalam rekaman video di media sosial X pada akun @fitriamudhah27 , yang dramatis menunjukkan pesawat itu meluncur di sepanjang landasan pacu dengan asap mengepul.
Kecepatan yang tak bisa dikendalikan membuat pesawat ke luar landasan. Pesawat kemudian menabrak dinding di ujung dan terbakar.

Turut berduka cita.
BalasHapusKecelakaan pesawat di mana-mana.
BalasHapus